PERSAUDARAAN KASIH INDONESIA

P E R K A S I H

 

Pelayanan Orang Miskin              ***      Menjangkau yang tak Terjangkau

Home

Visi

Misi

Anggaran

Dasar

Statuta

 

Anggota Pusat

IAC

(English Language)

Siapa Kami

Di mana Kami

Menghubungi kami

Doa Perkasih

Links

 

Berita Perkasih

Visi

 

 

 

MEMAHAMI VISI “PERSAUDARAAN-PERSAUDARAAN KASIH”

 

Pendekatan orisinal “Persaudaraan KASIH” dari St. Vincentius de Paul  bahwa  di tiap paroki  harus ad klompok yang menjadi paroki itu satu komunitas pelayanan kasih untuk mereka yang berkebutuhan.

Hal ini dapat menjadi amat penting untuk meraih berjuta-juta orang di Indonesia  yang sangat miskin, yang sakit, cacat dan terlantar, yang kebahagiaan. merindukan kasih , dan persaudaraan, komunutas kasih di dalam hidup mereka  dalam  kemiskinan dan usaha keras untuk menemukan

a)    PERUBAHAN MENTAL  SIKAP TERHADAP KAUM MISKIN

Hal ini memerlukan perubahan mentalitas secara radikal dan perubahan ide-ide yang melekat erat di dalam opini, tradisi, dan sikap masyarakat. Anak  atau orang yang berkebutuhan khusus adalah citra Allah  ,Makin berkebutuhan  makin perlu di layani dengan kasih  dan diberdayakan.  Suatu perubahan cultural seperti itu tidak hanya terjadi semata-mata dengan penghapusan segi-segi yang negatif; akan tetapi sungguh perlu menciptakan mentalitas yang baru, lebih terbuka, lebih hormat, untuk dapat mengakui dan membela hak setiap orang untuk menjadi perperan utama di dalam membentuk hidupnya sendiri Perubahan mental ini  di citakan dan diusahakan  oleh Perkasih.

Perkasih ada lebih dari hanya donatir. Perkasih ada  satu komunitas yang ikut kerja secara aktif  dalam segala  kegiatan pelyanan kasih dari ALMA dan Bhakti Luhur.

b)    PERLUASAN DAN PEMBENTUKAN KELOMPOK-KELOMPOK KERJA BARU

Dengan klompok kerja dimaksudkan :dua atau tiga orang yang mengerjakan satu tugas bersama. Didalam Perkasih sudah ada  klompok klompok yang kecil  yang bekerja dengan bhakti yang besar SOLI DEO. 

1)    Ada klompok Perkasih yang membantu di wisma wisma  Bhakti Luhur.

2)    Ada klompok  yang membantu membangun wisma untuk anak cacat di  daerah miskin dengan mengadopsi  daerah itu.

3)    Ada klompok yang tanggung jawab  mengenai home page  supaya menarik.

4)    Ada kelompok yang ikut dalam misi awam , dan pastoral keluarga dengan kunjungan keluarga-keluarga, khususnya yang miskin.

5)    Ada kelompok ikut dalam CBR,  

6)    Ada kelompok yang membantu supaya  anak cacat dari seluruh Bhaktiluhur  yang miskin dan memerlukan operasi dapat dioperasi di Surabaya atau Jakarta.

7)    Pada waktu ini, PERKASIH Indonesia ada di semua pulau besar Indonesia. Banyak orang relawan melibatkan diri dalam upaya memberi dukungan untuk kehidupan yang layak kepada kaum miskin, dengan cara yang di-sesuaikan dengan jaman kita, kebudayaan Indonesia, dan proyek pokok Santo Vincentius de Paul: “Bertindak bersama-sama melawan kemiskinan”.

Prihatin mengenai situasi kemiskinan di dunia, PERKASIH INDONESIA  akan membentuk komunitas baru di Indonesia dan Timor Leste  yang  akan dilaksanakan dengan bantuan/dukungan yang berharga dari Keluarga Vincentian di Indonesia.

c)    KEBIJAKAN PELATIHAN 

Pelatihan ialah salah satu titik perhatian operasional yang paling penting di dalam  komunitas Persaudaraan Kasih. Pelatihan ini tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga teknis dan khusus, seperti perjuangan untuk hak-hak asasi manusia dan, Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat bagi kaum miskin.  

Lebih lanjut dapat melatih semua  peserta Perkasih supaya  menjadi lebih aktif dan lebih peduli dengan pembentukan diri  sehingga

o     Membebaskan diri kita sendiri dari kebiasaan perbudakan dan ketidak-pedulian ketika melihat kemiskinan sebagai kenyataan sehari-hari dan bukan sebagai suatu ketidakadilan yang tak tertahankan.

o     Menanamkan dan mengolah di dalam diri kita sendiri kemampuan untuk keheranan dan ketidaksetujuan/penolakan terhadap segala macam ketidakadilan.

o     Menempatkan diri kita di hadapan setiap fakta baru dengan keingintahuan intelektual yang menganalisis secara mendalam setiap realitas untuk men-deteksi/menemukan perubahan dan dengan demikian memahami penyebab ketidakadilan dan mengukur akibatnya.

o     Mengembangkan semangat yang kritis untuk mengevaluasi realitas tanpa tunduk (pada suatu standar), dengan objektivitas dan tanpa prasangka.

o     Bertindak tanpa pesimisme, melenyapkan fatalisme untuk menghadapi secara jujur mereka yang berlawanan dengan cara berpikir kita.

o     Memperbarui mentalitas dan cara-cara kita, tanpa takut akan perubahan, dan menerimanya dengan semangat/antusiasme dan harapan transformasi.

 

 

 

 

Misi

Anggaran

Dasar

Statuta

Siapa Kami

Di mana Kami

Menghubungi kami

Anggota Pusat    
Doa Perkasih    
IAC (English Language)    
Links

Berita Perkasih