|
|
MISI PERKASIH INDONESIA
|
PEDOMAN PROGRAM 2002 - 2006 |
|
-
Menjadi pelayan kaum miskin, sakit, cacat,
kurang beruntung, dan takmampu. Mereka adalah majikan kita.
-
Menjadi kekuatan pengubah dalam
menghadapi kemiskinan dengan praktik Kasih Kristiani.
-
Menjadi kekuatan pengubah di
dalam masyarakat dengan “Persaudaraan Kasih” bersumberdaya masyarakat
Tiga
pokok ini ini , karena kenyataan kemiskinan yang mendesak, telah menjadi tujuan
pokok PERKASIH.
Kita
semua turut bertanggungjawab atas kemiskinan dunia dan karena itu kita semua
turut bertanggungjawab dalam mencari solusi dan alternatif. Kita melibatkan
diri pada tiga tingkatan di atas`ini.
-
PEMBERDAYAAN KAUM MISKIN
DAN PENYANDANG CACAT
Mempertanyakan hubungan kita dengan orang lain,
terutama dengan kaum miskin, dan mengenali kekuatan di dalam diri setiap orang
untuk berkembang. Kita akan mendukung atau membantu pengembangan kekuatan itu.
Dengan sikap ini kita akan dapat menganggap kaum yang termiskin sebagai mitra
sejati yang mempunyai sumberdaya dan solusi mereka sendiri.
Menemukan
orang yang miskin, sakit, menyandang cacat, yang tak mampu dan menderita.
Mengunjungi
mereka di tempat mereka sendiri dan lingkungan mereka sendiri.
Melayani,
mengasuh dan merawat mereka secara keseluruhan, fisik dan rohani.
Menyokong
mereka dan membela hak asasi mereka.
Memberdayakan mereka, merehabilitasi dan membuat mereka mandiri.
-
REHABILITASI
BERSUMBERDAYA MASYARAKAT DAN TANGGUNG-JAWAB SOSIAL BERSAMA
Memikul tanggung jawab kewarganegaraan kita dengan
kebulatan tekad untuk berpartisipasi dengan strategi yang diarahkan pada
penyusunan kembali struktur masyarakat dan meningkatkan jaringan kerja
masyarakat yang memerlukan partisipasi semua pihak, dari yang termiskin sampai (kelompok-kelompok)
kekuatan masyarakat umum dan keagamaan.
Mengembangkan masyarakat kasih sebagai unsur pokok/penting di dalam pengembangan
masyarakat.
Mengembangkan persaudaraan kasih sebagai inti pengembangan masyarakat.
Mengadakan persaudaraan kasih di tempat pengembangan masyarakat dan komunita
gagal.
Untuk
membantu/menyumbang pada perubahan masyarakat, kita memutuskan untuk
menggunakan PERKASIH untuk melakukan aksi/tindakan bersama yang nyata untuk
berjuang melawan kekerasan terhadap perempuan.
-
PEMBERDAYAAN PERSAUDARAAN
Menciptakan, melalui proses pemberdayaan di
semua tingkatan, suatu IAC yang lebih berperan serta (partisipatif) dan bekerja
dengan kesetia-kawanan yang lebih besar, dan yang karenanya, merasa turut
bertanggungjawab di dalam perjuangan melawan segala bentuk kemiskinan.
-
EVALUASI
Untuk mengevaluasi perkembangan PERKASIH
INDONESIA, dan dampaknya pada perbaikan kualitas hidup kaum miskin.
-
evakuasi e
-
evaluasi sebagai suatu unsur untuk
membuat tindakan/aksi lebih dinamis.
-
evaluasi sebagai alat dialog yang membantu kita memahami
perimbangan kekuatan/kekuasaan serta memecahkan konflik.
-
KEPEMIMPINAN YANG
PARTISIPATIF
Menggunakan metode kepemimpinan partisipatif
-
Mengubah perimbangan
kekuasaan antara pemimpin dan anggota-anggota kelompok lainnya.
-
Memunculkan pemimpin-pemimpin
baru di semua tingkatan, mendorong partisipasi yang lebih besar dari
kaum muda.
-
Memerlukan formasi
tertantu
-
KERJASAMA ANTARA
KELAS-KELAS DAN KATEGORI SOSIAL
-
Memerlukan saling memberi-menerima yang
seimbang untuk menciptakan perkembangan timbal balik.
-
Meneguhkan rasa setia kawan dan rasa termasuk
di dalam PERKASIH.
-
Mencapai saling pengertian dan mendukung perdamaian
-
BERBAGI KEAHLIAN KITA
Mengatur diadakannya sessi berbagi (sharing)
secara lokal, regional, dan nasional
Mengembangkan sebuah ‘pusat keahlian’ PERKASIH INDONESIA.
Mengembangkan situs internet PERKASIH / IAC (Indonesian Association of Charities
} untuk berbagi pengalaman dan keahlian.
Berusaha
supaya semua kelompok PERKASIH lokal dan nasional mempunyai keahlian yang harus
mereka bagikan.
-
JARINGAN KERJA:
Membentuk suatu jaringan kerja dengan, sebanyak
mungkin, semua badan yang bekerja untuk kaum miskin dan bersama kaum miskin di
tingkat lokal dan global
-
penting sekali untuk aksi/tindakan dan
komunikasi. Tak ada apapun bagi kita tanpa kita.
-
Kita melibatkan diri untuk membentuk jaringan
kerja aksi gabungan dengan kaum yang termiskin.
-
Untuk membantu perubahan masyarakat, kita
memutuskan untuk menggunakan PERKASIH untuk mengadakan aksi bersama yang nyata
untuk berjuang melawan kekerasan dan korupsi yang merupakan penyebab utama
meningkatnya kemiskinan dan kesusahan/kesengsaraan.
Kita
melibatkan diri, dengan rasa tanggung-jawab bersama, kebulatan tekad, dan
kreativitas, pada perjuangan melawan kemiskinan, karena kita menganggapnya
sebagai suatu cara yang istimewa untuk mengubah ke-tidakadilan menjadi harapan
dan untuk membangun dunia berdamai. |